Terlalu banyak minum alkohol membuat kesadaran hilang kesadaran. Mabuk membuat orang hilang kontrol atas dirinya. Maka jangan heran kalau ada teman beler yang bikin onar, menjauh saja. Besoknya paling temanmu juga minta maaf.

Sayangnya, ada beberapa pemabuk yang nggak tahu diri. Beler lalu bikin onar dan orang sekitar terganggu, namun ketika disindir, malah marah. Ada juga yang minta dimaklumi karena sedang hilang kontrol. Seperti kejadian apes yang dialami warganet yang twitnya viral ini.

Ngaku tidur dengan cewek lain, cowok ini minta pacarnya maklum karena dalam keadaan mabuk

Advertisement

Sebuah cerita miris baru saja viral di Twitter. Kisah itu yang dialami oleh @reafthers yang pacarnya baru saja jujur abis tidur dengan cewek lain. Hati cewek mana yang nggak hancur mendengar seseorang yang disayangi berbuat seperti itu?

Mirisnya, si cowok memberi alasan yang nggak kalah menyakitkan. Dia berdalih nggak sengaja melakukannya karena di bawah pengaruh alkohol. Udah salah, minta dimaklumi. Enak betul!

Orang yang benar-benar mabuk nggak mungkin kepikiran nidurin orang. Kalau dasarnya mesum, ya, mesum aja, nggak usah alasan

Kalau dasarnya mesum mah mesum aja nggak usah cari alasan. via twitter.com

Advertisement

Sebagaimana orang salah, cowok @reafthers berkilah karena pengaruh alkohol. Alasan ini sungguh nggak masuk akal. Mana ada orang mabuk yang masih kepikiran buat nidurin orang? Justru yang dipikirin ialah bagaimana dia bisa menyandarkan kepala yang udah kelewaat pusing. Bawaannya cuma pengen merem. Bahkan pengalaman warganet sendiri yang bilang kalau penis sulit ereksi dalam keadaan mabuk.

Jika dia masih sempat berbuat mesum, bisa dipastikan bahwa dia nggak benar-benar mabuk. Dia masih punya kontrol atas dirinya. Jangan terperdaya sama mulut buaya.

Langkah yang paling tepat menghadapi kasus semacam ini, ya, tinggalkan!

Tinggalin! via www.goalcast.com

Alasan yang dilemparkan cowoknya jelas manipulatif dan nggak bisa diterima. Menerimanya sama saja membuka peluang untuknya melakukan hal serupa di kemudian hari. Selayaknya orang teler yang rese, tindakannya nggak boleh dibenarkan. Apalagi kalau nggak ada kata maaf sebagaimana potongan chat di atas.

Kalaupun kamu ingin memafkan harus ada konsekuensi yang jelas. Untungnya @reafthers melakukan hal yang benar, memafkan, memutuskan, dan mengambil semuanya jadi pelajaran. Yang sabar, Mbak.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya