Kamu jelas sedikit iri saat melihat teman-teman seusiamu sudah banyak yang menikah dan punya anak. Sementara kamu sendiri masih dalam penantian datangnya lamaran dari cowokmu. Bahkan tanda-tanda akan melamar saja belum tampak sampai detik ini. Jadi ya wajar kalau kadang kamu risau sendiri saat pikiranmu bertanya-tanya soal kejelasan masa depan hubungan kalian. Sampai kamu pun pernah meragukan keseriusan cowokmu, karena kalau ditanya kenapa belum melamar jawabnya cuma “tunggu dulu ya.”

Sedih dengan keadaan yang seperti ini tak apa. Tapi biar tak berlarut, kamu perlu tahu beberapa alasan yang jadi kemungkinan cowokmu belum juga melamar. Bukan tak serius atau berani, tapi menikah memang tak sekadar berjabat tangan dengan penghulu.

1. Dia sendiri butuh waktu untuk meyakinkan diri, apa dirinya bisa jadi suami dan ayah yang baik nanti

Dia lagi mempersiapkan diri 🙂 via www.bowtiephoto.com

Advertisement

Karena menjadi pasangan semasa pacaran dengan saat sudah menikah apalagi sebagai suami jelas berbeda sekali. Cowokmu dihadapkan dengan gambaran tanggung jawab sebagai kepala keluarga yang harus menjaga, membimbing serta menghidupi kamu dan anak-anak kalian nantinya. Berbagai pertanyaan sudah pasti bergejolak di kepalanya. Apakah dia bisa menjadi suami yang bisa diajak bertukar pikiran. Apakah dia bisa jadi ayah yang bijak dalam mendidik anak-anaknya. Apakah dia juga bisa mencukupi segala kebutuhan keluarganya.

Intinya dia harus benar-benar yakin bisa melakukan semua hal itu. Sebelum dia meyakinkanmu jadi calon pendamping hidupnya suatu saat nanti.

2. Karena modal yang harus dia kumpulkan bukan hanya untuk resepsi. Tapi juga kehidupan rumah tangga setelahnya jangan sampai kalian gigit jari

Biar nggak gigit jari via www.unsplash.com

Perkara melamar dan pernikahan aslinya memang tak jauh-jauh dari biaya. Kalaupun kalian inginnya yang sederhana saja, kan belum tentu orangtua kamu atau dia seiya sekata. Jadi intinya memang dia harus punya modal yang cukup untuk melangkahkan hubungan kalian ke sana. Sementara selain biaya pernikahan dengan segala tetek bengeknya, bukankah kalian harus memikirkan biaya kehidupan setelahnya?

Advertisement

Jangan sampai kamu dan dia gigit jari setelah menikah, karena pengeluaran yang membengkak. Jadi atas dasar itu dia memilih menunda, dan berusaha mengumpulkan pundi-pundi uang dulu untuk melamar dan membangun keluarga kecil bersamamu.

3. Rasa sayang kepadamu pasti ada. Tapi berkomitmen untuk berbagi setiap detiknya dalam satu rumah tetap saja tak bisa diputuskan dengan gegabah

Tunggu dulu ya? via www.jason-gina.com

Kamu pasti pernah dengarkan, cinta atau sayang saja tak cukup untuk membangun rumah tangga. Ada komitmen yang harus kalian sepakati bersama yang jelas berbeda dengan semasa pacaran. Belum lagi soal tanggung jawab kalian masing-masing. Sampai persoalan membagi segala hal berdua, pastinya harus ada kesepakatan yang sama-sama nyaman, seperti hal remeh mengurus rumah saja.

Hal semacam itu harus dipertimbangkan dengan baik. Jangan sampai ada hal yang ternyata benar-benar tak bisa disama atau disatukan, sementara kalian sudah terlanjur menikah.

4. Bukannya tak cinta, tapi kadang posisi dia dalam keluarga yang mengharuskannya menunda dulu niatnya untuk melamar

Enggan melangkahi via www.bowtiephoto.com

Ada beberapa tradisi yang melarang adiknya menikah terlebih dulu sebelum kakaknya alias melangkahi. Apalagi kalau kakaknya ini seorang perempuan. Orangtuanya jelas khawatir kakaknya tambah sulit bertemu jodohnya. Karena itu, cowokmu yang akhirnya diminta menahan niatannya untuk melamarmu. Walaupun aslinya sah-sah saja menikah lebih dulu dari kakaknya, toh urusan jodohkan sudah ada jalannya masing-masing.

5. Bisa jadi tanggung jawab dia dalam keluarga yang buatnya harus berpikir lagi, bagaimana menjalaninya saat sudah berumah tangga nanti

Jadi tulang punggung keluarga via www.da-photo.co.uk

Bagaimana jadinya kalau cowokmu ini anak pertama yang masih punya tanggung jawab membiayai adiknya? Urusan menikah sudah pasti tanggung jawab kedua yang perlu dipikirkan dengan matang. Dia sudah pasti tak ingin mengecewakan orangtua dan saudaranya. Kalau begini ceritanya, kamu sebagai pasangan harus bisa pengertian. Setidaknya bantu juga cowokmu untuk mencari solusi, bagaimana kelak kalian akan menjalani tanggung jawab ini bersama-sama.

6. Atau dia sengaja belum melamarmu, karena ingin melihat sejauh mana kesabaranmu dalam menunggu

Ingin melihat sejauh mana kesabaranmu via www.da-photo.co.uk

Tenang tak perlu bersedih dulu. Meski dia belum melamar, kamu tetap harus yakin kalau cintanya hanya akan tertambat padamu. Dan mungkin saat ini dia mengulur waktu, karena ingin sedikit mengujimu. Dia ingin melihat sampai di mana kesabaranmu dalam menunggunya.

Toh kalau memang niat kamu dan dia sudah sama-sama bulat, segala urusannya pasti akan dimudahkan. Seperti persoalan restu dari orangtua kalian. Jadi tegaskan lagi ke dirimu untuk tak bosannya bersabar. Momen bahagia itu pasti datang, bisa jadi lebih cepat dari perkiraanmu sendiri. Dan kamu pun jangan lupa mempersiapkan diri untuk menjadi istri sekaligus ibu anak-anak kalian nanti.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya