Kalau 11 Pertanyaan Ini Sering Mampir, Pertanda Kamu Udah Masuk Sobat Overthinking

tanda overthinking

Overthinking adalah sikap seseorang yang selalu memikirkan hal-hal yang jauh ke depan, hal-hal yang belum ada, dan hal-hal yang sudah berlalu. Penjelasan sederhananya sih, orang yang kebanyakan mikir. Memang sih, kita harus berpikir panjang sebelum melakukan sesuatu atau mengambil keputusan. Tapi kalau berpikir terlalu panjang, tentu saja akan merugikan diri sendiri. Kamu akan kesulitan melangkah dan terus-terusan gelisah karena merasa melakukan hal yang salah.

Advertisement

Kekhawatiran dan proses evaluasi diri sendiri memang perlu, sampai di batas-batas tertentu. Namun, bila pertanyaan-pertanyaan di bawah ini seringkali merasuk dalam benakmu, kemungkinan besar kamu memang sering overthinking. Chill saja, semuanya nggak akan seburuk yang kamu bayangkan kok.

1. Kamu sering mengkhawatirkan banyak hal yang sebenarnya di luar kontrolmu. Salah satunya adalah perasaan orang lain terhadapmu

Overthinking via www.hipwee.com

2. Lalu kamu mulai membandingkan dirimu dengan orang-orang lain yang kamu anggap lebih sempurna. Dirimu sendiri semakin kecil dan kamu anggap bukan siapa-siapa. Padahal itu cuma pikiranmu saja

Overthinking via www.hipwee.com

Advertisement

3. Manusia memang terlahir dengan beban berat bernama ekspektasi di pundaknya. Dan kamu menganggap ekspektasi orang lain adalah kewajiban yang harus kamu penuhi. Padahal kan ini hidupmu sendiri

Overthinking via www.hipwee.com

4. Pernah nggak sih kamu gelisah sampai berhari-hari ketika merasa salah omong ke orang lain? Kamu merasa kata-katamu itu menyinggung atau nggak semestinya. Padahal bisa saja orang yang kamu ajak ngomong malah sudah lupa

Overthinking via www.hipwee.com

5. Ketika berada di depan orang banyak, kamu selalu merasa insecure dengan penampilanmu. Rasanya entah outfitmu atau sikapmu, semuanya salah. Padahal kalaupun salah kostum pun, kalau kamu tetap pede, orang tak akan melihat celahmu

Overthinking via www.hipwee.com

Advertisement

6. Kamu selalu merasa ada yang salah dan kurang pada dirimu. Setelah melakukan sesuatu, kamu selalu memikirkannya selama berhari-hari seberapa besar kesalahan yang telah kamu perbuat

Overthinking via www.hipwee.com

7. Mungkin karena kamu hanya bisa melihat yang salah-salah itu, dirimu sendiri jadi nggak ada bagus-bagusnya bagimu. Kamu pun mulai menyesali apa pun yang pernah kamu lakukan, dan membuat dirimu sendiri seolah sangat payah dan nggak berguna

Overthinking via www.hipwee.com

8. Waspada pada orang lain itu wajib. Namun, kamu selalu merasa apa yang orang tampilkan itu adalah topeng dan mungkin aslinya tak sebaik itu. Kenapa sih? Apa karena kamu merasa nggak layak dengan perlakuan yang baik itu?

Overthinking via www.hipwee.com

9. Sebagai orang yang overthinking, kamu sangat peka dengan segala hal di sekitarmu. Kamu mudah menyadari bila ada temanmu yang bersikap tak seperti biasanya. Sayangnya, kamu selalu lompat ke kesimpulan bahwa itu semua ada hubungannya denganmu dan bahkan mungkin salahmu

Overthinking via www.hipwee.com

10. Ketika hendak melakukan sesuatu, kamu nggak hanya memikirkan apakah hal itu baik atau nggak untukmu. Melainkan juga apa pendapat orang tentang itu, bagaimana kalau mereka nggak suka, lalu bagaimana jika mereka membencimu, dan kamu jadi orang yang dikucilkan di dunia ini. Panjang ‘kan?

Overthinking via www.hipwee.com

11. Bukan hanya terlalu memikirkan omongan orang, pikiranmu yang kelewat kreatif dan jauh, seringkali membayangkan hal-hal yang belum ada. Lalu kamu pun akan merasa ketakutan sendiri dengan pikiranmu itu. Padahal ini justru berbahaya untuk kesehatanmu lho

overthinking via www.hipwee.com

Berpikir kritis dan nggak mudah percaya memang diperlukan untuk mengecek ulang rencana yang sedang kita susun. Pun merenungkan apa yang sudah dilakukan berguna untuk mengevaluasi diri agar bisa lebih baik di depan nanti. Namun, overthinking akan membuatmu hanya bisa melihat yang jelek-jeleknya saja. Overthinking juga bisa membuatmu bereaksi berlebihan terhadap hal-hal yang sebenarnya nggak perlu.

Kegelisahan yang ditimbulkan bisa membuatmu kurang fokus dan serba salah terus ketika hendak melakukan sesuatu. Pikiran yang parno dan penuh kekhawatiran itu juga bisa memperberat stres dan tekanan yang kamu rasa sehingga membahayakan dirimu sendiri. Ingat, kesehatan fisikmu juga bergantung pada kesehatan mentalmu lho. Jadi, yuk belajar “santai ja”.

Jika overthinking-mu dan kecemasan-kecemasan itu sudah mulai mengganggu, jangan ragu untuk mencari bantuan dari ahlinya ya. Kamu bisa ke psikolog atau menghubungi lembaga yang bisa membantumu, misalnya Yayasan Pulih. Nggak usah malu, karena ini semua demi kebaikanmu sendiri. Semangat! 🙂

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Pecinta harapan palsu, yang berharap bisa ketemu kamu.

Editor

Penikmat kopi dan aktivis imajinasi

CLOSE