Tatapanku pada langit-langit kamar tengah sibuk dengan pikirannya. Sayup-sayup adzan maghrib di hari ke delapan belas bulan terakhir tahun ini, membuatku berpikir akan lebih baik jika pikiran sibukku ini kutuangkan dalam tulisan. Kutenangkan pikiran terlebih dahulu, mengira-ngira pilihan kata terbaik sehingga tulisan ini dapat disampaikan tanpa dilibatkannya emosi tak berarah ini.
2022 sangat jauh dari kata tahun terbaik. Aku akui itu. Penuh sekali memori yang tidak pernah dibayangkan akan kualami setahun itu. Berjuang mati-matian mengejar UTBK, lolos ujian tahfid pada percobaan kelima, ditolak SBMPTN, hingga berada di prodi pilihan di luar keinginan.
Selama Januari hingga Desember yang cukup padat ini aku merasa belum banyak melakukan hal hebat. Jujur saja, hanya secuil ekspetasi harapan besarku yang dapat dicapai dan diwujudkan bahkan sebagiannya harus gugur. Mimpi besar yang kukejar penuh justru harus kurelakan jatuh di tahun ini. Bisa dibilang kecewa adalah poin dari tahun ini. Namun, terkadang aku merefleksikan diri, sudahkah aku berproses hebat dan apa saja proses hebat yang telah kulakukan sepanjang tahun ini.
Belum maksimal, itu intinya. Segala ikhtiar dan doa yang kupanjatkan sepanjang 2022 belum maksimal. Hanya itu masalahnya. Selalu ragu dalam mengambil langkah, masih menyimpan rasa bimbang ketika ingin mencoba hal baru, lebih banyak mengubur segala mimpi hebat dengan anggapan kan aku nggak pinter, gabakal bisa pasti "nt" doang. Terbiasa dengan standar yang biasa-biasa saja tanpa ingin mengembangkan mindset, tergolong takut kalah dengan hasil, dan tidak mencoba meluapkannya dengan siapapun yang berimbas mematahkan semangat dan perasaan diri sendiri.
Aku percaya semua pilihan ini merupakan bagian dari skenario-Nya yang pasti terbaik untuk diriku kedepannya. Aku tidak akan menyalahkan takdir Tuhan. Ia pasti memiliki alasan lain dalam memberikan pilihan ini, pasti ada rencana baik untukku dibaliknya. Mungkin bagi-Nya memang belum sesuai mimpi hebat itu diberikan untuk diriku yang masih kurang maksimal usahanya. Usaha tidak akan mengkhianati hasil, kita punya mimpi tapi mimpi juga punya keadaan. Keadaan yang menyesuaikan kita, akankah cocok atau justru hanya akan memberatkan saja katanya.
Setiap orang punya jatah gagal yang sama. Setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan dalam proses kesuksesannya. Bukan masalah yang besar jika kita gagal saat ini, banyak orang yang melejit hebat setelah gagal. Mereka yang melejit hebat dan berhasil itu justru menjadikan kegagalan sebagai pembelajaran hidup terbaik. Mengusahakan usaha terbaiknya dan memberikan segala perjuangannya agar tidak mengulang kegagalan yang sama. Mereka aja bisa, bagaimana bisa kamu hanya berhenti pada kegagalan ini? Kamu juga pasti bisa bangkit!
Di samping kegagalan yang merapuhkan, bukankah proses yang dilalui sudah cukup melelahkan? Sudah banyak perjuangan yang dilakukan. Berjam-jam waktu yang disisihkan demi mimpi tersebut tercapai. Di antara beberapa mimpi tersebut, bukan berarti tidak satupun berhasil dicapai. Beberapa sudah dapat kuwujudkan dengan bangganya. Atas pencapaiannya, kita butuh apresiasi untuk perjuangan itu. Kita sudah hebat karena tetap bertahan hingga kini. Masih tetap tersenyum dan berlagak seperti baik-baik saja hanya karena tidak ingin membuat orang lain merasa khawatir kepada kita. Mengapresiasi diri juga penting. Butuhnya apresiasi terlebih dari diri sendiri untuk mendorong usaha hebat kedepannya itu perlu. Untuk itu jangan terlalu menyalahkan diri atas kegagalan yang ada, mungkin kita memang perlu pengalaman ini untuk belajar lebih di masa depan. Kita sudah hebat!
Tahun 2022 memang bukan tahun terbaik, tapi pecayalah pelangi indah tidak akan pernah terlihat tanpa hujan melanda yang sebelumnya melanda. Biarkan kegagalan yang lalu menjadi pembelajaran. Kita hanya perlu membuka lembaran baru, kita masih punya hari esok untuk memulai awal yang indah dan menggurat cerota baru lagi. Fokus apa yang dituju demi masa depan. Pastikan kesiapan kita dapat menyongsong kebahagiaan tersebut. Kuncinya satu, jangan cemas yakin pada diri sendiri. Atas segala usaha dan doa yang keras hari esok dan seterusnya akan jauh lebih baik.
Tahun 2022, terima kasih telah menemukanku dengan sejuta kenangan dan pengalaman hebat didalamnya. Tahun penuh perjuangan yang tidak pernah kulupakan. Walau beberapa masih tidak sesuai dengan ekspetasi namun aku sangat bersyukur di tahun 2022 aku sudah dapat bertumbuh dan bertahan dengan baik. Bertemu dengan dunia kampus yang penuh keseruan, dan belajar banyak hal atas kegagalan yang didapat. Terima kasih 2022.
Dan, 2023 sudah kupastikan akan menjadi tahun terbaikku. Akan kususun strategi terbaik untuk sejuta mimpi baru yang kubangun. Menjadi tahun di mana akan kutemukan kebahagaiaan terbaikku secara penuh, tahun terwujudnya semua mimpi yang lalu, dan tahun di mana aku akan lebih melapangkan hati atas setiap hal yang datang dan pergi silih berganti.
Itu harapanku untuk 2023, semoga mimpi kita dan segala cita-cita hebat akan terwujud di tahun 2023. Percayalah semua akan mungkin terjadi jika selalu mau berusaha dan berikhtiar lebih.
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”