Sst, Begini Ternyata Strategi Tersembunyi dalam 6 Kemasan Permen. Trik Jitu Gaet Pembeli!

strategi kemasan permen

Permen mungkin identik dengan makanan kesukaan anak-anak padahal orang dewasa juga banyak yang menyukainya. Entah karena sekadar bosan atau ingin menyegarkan mulut, makan permen sering dijadikan pilihan. Pasalnya, selain rasanya yang enak dan beragam, bentuk permen yang kecil juga terasa praktis untuk dibawa-bawa. Malahan kalau kamu perhatikan, permen bukan lagi sekadar untuk dikonsumsi tapi juga dijadikan alat pengganti recehan saat nggak ada kembalian.

Advertisement

Mungkin itu salah satu sebabnya permen jadi produk yang laris manis, tapi ternyata pihak perusahaan juga tetap memikirkan untuk membuat strategi marketing yang bukan hanya meningkatkan rasanya tapi juga kemasannya lo. Sambil kita nostalgia, sambil kita cek yuk inovasi kemasan yang dilakukan beberapa merek permen berikut ini!

1. Masa kecilmu menyenangkan kalau kenal dengan permen merek Yosan lengkap beserta misteri huruf N yang tak kunjung ditemukan

Jika lahir tahun 90-an mungkin kamu juga turut mengalami momen memecahkan misteri huruf N di permen Yosan. Merek permen ini mengadakan sayembara berhadiah untuk mereka yang bisa mengumpulkan huruf-huruf Y-O-S-A-N. Akan tetapi, tak kunjung ada yang menemukan huruf N di antara bungkus-bungkus permen yang mereka beli, bahkan setelah sekian lama para konsumen mengira bahwa huruf tersebut hanya mitos belaka.

Akan tetapi, ternyata sampai tahun 2019 kemarin sudah ada lo yang mendapatkan hadiah karena berhasil mengumpulkan semua huruf. Strategi ini mungkin sengaja dipasang dengan membuat huruf N sesedikit mungkin supaya orang-orang tanpa sadar terus membeli permen hingga menemukan hurufnya, akhirnya penjualan pun meningkat pesat.

Advertisement

2. Permen mint merek Kis memilih untuk menaruh kata-kata atau kalimat pendek di balik kemasannya untuk menarik perhatian konsumen

Udah wangi, bisa ngomong…

Advertisement

Begitu tagline permen yang satu ini yang diwujudkan dalam bentuk tulisan berupa singkatan-singkatan, kata-kata, atau kalimat pendek di balik kemasan permennya. Mereka melihat peluang bahwa banyak orang yang kesulitan mengungkapkan perasaannya secara langsung entah karena malu atau alasan lainnya. Permen Kis menggunakan peluang ini untuk memosisikan dirinya sebagai perantara bagi mereka yang ingin mengungkapkan sesuatu dengan lebih romantis memakai permen.

3. Tak mau kalah dari permen Kis, permen Say melakukan inovasi dengan kemasan yang bisa ditulisi sendiri

Melihat kata-kata yang terbatas pada bagian belakang bungkus permen Kis, Say ingin membuat para konsumen lebih bebas mengungkapkan perasaan mereka melalui tulisan yang ditulis sendiri. Mereka mewujudkannya dalam bentuk sebuah space kosong berwarna putih yang disediakan di bagian depan kemasan. Hal ini membuat brand ini juga harus memilih bahan kemasan yang bisa ditulis menggunakan pulpen.

4. Permen Fox’s memilih untuk mencetak foto beserta kalimat yang dikirimkan oleh konsumen ke dalam bungkus bagian belakangnya

Fox’s merupakan sebuah merek permen yang sebenarnya memiliki banyak jenis kemasan, mulai dari plastik bening yang dimasukkan ke dalam kaleng hingga kemasan layaknya permen biasa. Akan tetapi, meskipun dari depan tampak biasa saja, ternyata ada sesuatu di balik bungkusnya. Fox’s memilih untuk menunjukkan foto-foto pilihan dari kiriman konsumen lengkap dengan kalimat-kalimat di sampingnya. Nama dan asal pengirim juga disematkan untuk mengetahui siapa si pengirim tersebut.

5. Yupi karena memiliki target market anak-anak maka permennya terlihat penuh keceriaan dengan bentuk-bentuk yang lucu

Salah satu keunggulan permen Yupi adalah bentuk permennya yang beragam, mulai dari seri dinosaurus sampai bentuk-bentuk makanan ‘orang dewasa’ yang belum bisa mereka makan. Akhirnya, kemasan sengaja dibuat transparan di bagian tengahnya untuk menunjukkan bentuk tersebut. Tak hanya itu, mereka juga membuat kotak kemasan besar edisi tertentu dengan bentuk yang unik seperti kotak pizza lo.

6. User experience adalah sebuah elemen penting dalam kemasan, sepertinya permen Sugus sudah menerapkannya jauh-jauh hari

Tak bisa dimungkiri, salah satu yang membuat permen sugus berbeda dari permen yang lain dan selalu terkenang sepanjang waktu adalah kemasannya. Bahkan banyak yang memberikan julukan permen pocong untuk produk yang satu ini. Dengan kemasan yang diputar saja di bagian samping maka konsumen tidak perlu repot ketika akan membukanya, inilah yang disebut user experience. Kemasan ini masih banyak digunakan lo oleh merek lain, salah satunya adalah permen Fox’s.

Walau terlihat hanya sebuah produk yang kecil dan sepele, ternyata perusahaan juga tetap mempertimbangkan kemasan permen secara satuan dengan sangat jeli ya. Mereka bahkan mampu memaksimalkan tempat yang tak seberapa untuk berkreasi dengan konten yang tetap dekat dengan pembeli.

Gabung dan Berlangganan Newsletter

Berlangganan Newsletter dari Kita Mulai Bersama

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE