5 Sosok Youtuber Cilik yang Sukses dan Punya Jutaan Subscribers. Edukatif bin Kreatif!

youtuber cilik sukses

Orang tua yang rajin menemani screen time anak-anaknya mungkin kini sudah hapal beralbum-album lagu anak melalui kanal Youtube Cocomelon. Kanal yang satu ini kini sudah memiliki 90 juta lebih subscribers di Youtube lo. Fenomena ini sekaligus menjadi bukti bahwa ternyata kanal dengan pasar anak-anak tak kalah saing dengan konten untuk para remaja atau orang dewasa. Bukti yang lain adalah bahwa ternyata ada banyak juga anak yang kini bukan hanya menjadi penikmat tapi juga menjadi seorang pegiat konten yang berhasil meraup miliaran rupiah.

Advertisement

Berkat kreativitas dan kepercayaan diri untuk tampil di depan kamera serta ekspresi jujur yang ditunjukkan akhirnya kanal Youtube mereka memiliki jutaan penggemar. Lalu, siapa saja Youtuber cilik sukses yang bisa dijadikan panutan tersebut? Simak yuk daftarnya berikut ini!

1. Zara Nugroho melalui kanal Youtube Zara Cute berhasil mengumpulkan miliaran rupiah dari total subscriber yang hampir 3 juta

Zara Nugraha/ Credit: Zara Cute via www.instagram.com

Kanal Youtube Zara berisi berbagai konten seperti video belajar, kreativitas, hingga kemandirian anak. Ia juga membagikan pengalamannya menjadi seorang pelajar homeschooling. Tak hanya itu, ia juga membagikan kegiatannya yang menarik dan dikemas dengan edukatif. Dengan jumlah subscribers-nya, ia mampu meraup keuntungan antara Rp 2,1 miliar sampai Rp 33 miliar dalam satu tahun.

2. Setiap video yang diunggah Hana Callista hampir selalu ditonton jutaan kali, tak heran kalau ia bisa mendapat banyak penghasilan dari sana

Hana Callista/ Credit: Hana Callista via www.instagram.com

Hanna sering membuat konten kehidupannya sehari-hari, aktivitas seru seperti berbagai permainan, dan pembelajaran sebagai isi untuk kanal Youtubenya. Kini jumlah subscribers Hana mencapai 3,22 juta orang dan videonya sudah ditonton sebanyak lebih dari 370 juta kali. Dilansir dari berbagai sumber, dengan jumlah tersebut Hanna mampu memperoleh Rp,6 miliar sampai Rp26 miliar dalam satu tahun.

Advertisement

3. Memulai kanalnya dari bulan September tahun 2015, Little Princess Shinta kini memiliki 2,46 juta subscribers

Little Princess Shinta/ Credit: Little Princess Shinta via www.instagram.com

Kanal Little Princes Shinta tak kalah mencuri perhatian dari kanal yang lain. Ia kebanyakan mengunggah tentang review mainan, unboxing, dan juga kegiatannya sehari-hari. Ia juga membuat seri berjudul ‘what if’ di mana ia mencoba sesuatu layaknya mengerjakan profesi tertentu. Dengan total video ditonton sebanyak lebih dari 968 juta kali, menurut Nox Influencer pendapatannya berkisar Rp130 juta sampai Rp455 juta setiap bulan atau mencapai Rp25 miliar dalam setahun.

4. Konten-konten yang dibuat di Aqilla’s Diary cukup menghibur, selain edukatif banyak juga konten lucunya

Aqilla’s Diary/ Credit: Aqilla’s Diary via www.instagram.com

Aqilla mengunggah konten-konten berisi kegiatan sehari-hari yang menyenangkan hingga parodi dan juga challenge. Aqilla’s Diary memiliki subscribers sebanyak 2,15 juta, dengan video yang ditonton sebanyak lebih dari 767 juta kali. Dengan jumlah tersebut, dalam satu tahun ia berhasil mengumpulkan penghasilan sebanyak Rp2,3 miliar sampai Rp 37 miliar lo.

5. Jika biasanya digawangi oleh satu orang, kanal Lifia Niala berisi kakak beradik usia 10 dan 7 tahun

Advertisement

Lifia Niala/ Credit: Lifia Niala via www.instagram.com

Video yang diunggah Lifia Niala memiliki beragam jenis mulai dari belajar warna dalam bahasa Inggris hingga unboxing mainan. Subscribers yang dimiliki kakak beradik ini sudah mencapai 2,22 juta, sedangkan videonya sudah secara total ditonton sebanyak 1,41 miliar kali. Tak heran, pendapatan mereka mencapai Rp490 juta sampai Rp7,8 miliar dalam setiap tahunnya lo.

Kesuksesan ternyata bisa diperoleh sejak usia masih dini dengan kreativitas yang dimiliki. Membuat kanal Youtube juga bisa melatih anak-anak agar lebih berani dan percaya diri lo, bahkan bisa juga membuat mereka lebih disiplin supaya waktu mainnya tidak tersita. Saat semakin dewasa, kanal Youtubenya bisa jadi portfolio juga.

Yang penting diperhatikan di usia dini begini, harus ada pendampingan dan pengawasan ketat dari orang tua juga. Informasi pribadi dan foto-foto pribadi (foto sekolah, anak sedang mandi tanpa busana dan sejenisnya) juga jangan sampai dipublikasikan, untuk keamanan si kecil juga. Intinya, meski menghasilkan cuan jangan sampai mengabaikan keamanan dan kebahagiaan masa kecil si anak.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE