8 Upaya Pencegahan Agar Terhindar dari Penyakit Saat Musim Banjir. Mumpung Belum Terlambat!

Mencegah penyakit saat banjir

Bencana banjir yang tengah menimpa wilayah Jakarta dan sekitarnya tercatat cukup parah. Aktivitas masyarakat lumpuh, banyak kendaraan yang hanyut, ribuan orang mengungsi, bahkan ada juga korban meninggal dunia. Salah satu hal yang mesti diwaspadai adalah penyebaran penyakit yang kerap muncul saat banjir. Mulai dari penyakit kulit, diare, kolera, leptospirosis, ISPA, malaria, tifus, hingga DBD.

Advertisement

Penyakit-penyakit ini tentu bisa menginfeksi siapa saja, mengingat luapan air banjir sangat mudah tercemar oleh bakteri maupun virus penyebab penyakit. Buatmu, temanmu, atau kerabatmu yang terdampak banjir di wilayah Jabodetabek, lakukan upaya-upaya ini untuk mencegah penularan penyakit, ya!

1. Sebisa mungkin hindari kontak dengan air genangan banjir, terutama bagian kulit yang terluka. Gunakan alas kaki yang tertutup seperti sepatu boots misalnya

pakai alas kaki via www.merdeka.com

Kalau kamu punya luka terbuka dan nggak sengaja terkena langsung dengan air banjir, segera bersihkan luka dan oleskan salep antibiotik untuk mencegah infeksi.

2. Usahakan selalu mencuci tangan dengan sabun tiap kali kontak dengan air banjir, pakai kamar mandi, dan sebelum makan

selalu cuci tangan via www.idntimes.com

3. Jika memungkinkan, gunakan air kemasan atau air yang direbus terlebih dahulu atau air yang sudah diberi klorin agar steril dan aman saat dikonsumsi

merebus air untuk minum via www.honestdocs.id

4. Cuci semua bahan makanan dengan air bersih sebelum dikonsumsi. Hindari makanan yang mungkin terkontaminasi dengan air banjir

cuci makanan sebelum dikonsumsi/diolah via lifestyle.okezone.com

Termasuk buang makanan dan minuman di dalam kulkas yang sudah terendam banjir, ya!

Advertisement

5. Gunakan obat nyamuk atau menutupi badan dengan selimut untuk menghindari gigitan nyamuk penyebab DBD

tidur dengan selimut via www.twipu.com

Ekstra hati-hatilah saat fajar dan senja karena di waktu-waktu ini, nyamuk lebih aktif. Kenakan baju lengan panjang, celana panjang, dan kaus kaki ketika di luar rumah.

6. Tutup lubang-lubang bekas air banjir dan hindari tempat persembunyian tikus dengan menutup lubang tikus yang ada. Tikus jadi penyebab utama penyakit leptospirosis

menutup lubang akibat banjir via beritagar.id

7. Minum suplemen vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh agar nggak gampang terserang penyakit

minum vitamin via harga.web.id

8. Jika ada, lakukan imunisasi atau vaksinasi yang mungkin tersedia untuk mencegah penularan penyakit akibat banjir

ikut vaksin via mariana.my.id

Mempersiapkan diri terhadap segala kemungkinan akibat banjir adalah langkah yang terbaik. Jadi meski mungkin kondisi saat banjir sangat nggak menentu, tetaplah siap siaga untuk mencegah penyebaran penyakit segera mungkin. Semoga kamu sehat selalu, ya!

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

salt of the earth, light of the world

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE