7 Perawatan Rumahan untuk Meredakan Vagina yang Gatal Akibat Infeksi Jamur. Aman Kok, Girls!

Perawatan vagina gatal

Vagina gatal merupakan salah satu hal yang kerap dikeluhkan banyak cewek. Penyebab gatalnya pun beragam, bisa karena pembalut atau juga infeksi yang disebabkan oleh jamur Candida albicans. Meski begitu kamu tetap nggak boleh menggaruknya, karena bisa menyebabkan iritasi pada vagina.

Advertisement

Jika rasa gatalnya masih bisa ditoleransi, segera redakan dengan melakukan beberapa perawatan rumahan berikut. Cukup efektif dan terbukti aman kok!

1. Mandi dengan soda kue dapat mengobati infeksi ragi serta mengurangi rasa gatal yang diakibatkannya

mandi pakai baking soda via askhealthnews.com

Soda kue memiliki efek antijamur yang bisa membunuh sel Candida — penyebab infeksi vagina. The National Eczema Foundation merekomendasikan untuk menambahkan seperempat cangkir soda kue ke dalam bak mandi untuk mengurangi gatal di vagina, melansir laman Health Line.

2. Oleskan minyak kelapa organik di area vagina yang gatal

pakai minyak kelapa via www.healthline.com

Minyak kelapa organik boleh diaplikasikan langsung ke area vagina. Tenang, seluruh kandungannya aman dan nggak akan bikin iritasi. Jika ragu, kamu bisa meneteskan beberapa minyak kelapa di pembalut, kemudian pakai seperti biasa untuk mengurangi gatalnya.

Advertisement

3. Teteskan minyak daun teh di tampon dan pakai untuk meredakan gatal

pakai tea tree oil via magazine.job-like.com

Ini berlaku buatmu yang sudah terbiasa pakai tampon. Sebelum memakai tampon yang ditetesi minyak daun teh, pastikan kamu sudah melakukan uji alergi dengan meneteskan minyak di area lengan. Jika nggak terjadi reaksi apapun, kamu boleh menggunakannya. Tapi baiknya ganti tampon setiap tiga jam agar vagina nggak iritasi, ya!

4. Berendam di air yang sudah dicampur cuka apel juga bantu meringankan gatal di vaginamu lo!

berendam di air cuka via www.wellandgood.com

Selain vagina, cara ini juga bisa meredakan iritasi kulit lainnya. Waktu rendaman yang dianjurkan berkisar antara 10 hingga 40 menit. Gunakan air hangat supaya bisa relaksasi sekalian.

5. Basuhlah vagina menggunakan air rebusan daun sirih

pakai air rebusan daun sirih via www.plukme.com

Cara tradisional orang Jawa ini bisa ditiru lo! Kandungan antibakteri pada rebusan daun sirih bisa meredakan gatal dan mengurangi infeksi jamur pada vagina. Nggak perlu terlalu sering, cukup basuh vagina selama tiga sampai empat kali saja cukup.

Advertisement

6. Cara paling simpel, jangan gunakan pakaian dalam dulu semalaman

tidur tanpa celana dalam via www.popsugar.com

Kadang, penggunaan celana dalam justru bisa menyebabkan infeksi, apalagi jika vagina jarang kamu bersihkan dan keringkan. Makanya, biar vagina bisa bernapas sejenak dan nggak lembap, tidurlah dengan nggak memakai celana dalam dulu. Tapi pastikan sepraimu cukup bersih, ya!

7. Tingkatkan konsumsi makanan mengandung probiotik untuk bantu memerangi jamur

makan banyak probiotik via www.thedailymeal.com

Makanan dengan probiotik tinggi bisa mendorong pertumbuhan bakteri baik di vagina dan usus. Kalau bakteri baiknya cukup kuat, kamu nggak akan mengalami gatal di vagina yang cukup sering, bukan? Beberapa makanan yang bisa kamu konsumsi di antaranya ialah yoghurt, kombucha, kimchi, atau miso.

Tapi, jika rasa gatal diiringi dengan sensasi terbakar beserta pembengkakan, baiknya segera kunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan. Cara-cara di atas memang aman, tapi pratikkan dengan benar supaya nggak malah terjadi iritasi lebih lanjut di area vaginamu.

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE