Bingung Pilih Sunscreen Fisik atau Kimia? Ini 5 Hal yang Harus Kamu Pertimbangkan

Sunscreen fisik vs kimia

Siapa pun harus tahu satu fakta ini: sunscreen atau tabir surya itu produk skincare yang paling wajib! Mau kamu cewek atau cowok, mau peduli skincare atau nggak, mau tinggal di Indonesia atau Antartika, semua orang sebenarnya butuh memakai sunscreen setiap hari. Kecuali kalau kamu tinggal di wilayah yang nggak ada mataharinya sama sekali. Itu pun kamu masih terpapar sinar dari lampu atau gawai yang nantinya juga bisa merusak kulitmu dalam jangka panjang.

Advertisement

Sunscreen berfungsi melindungi kulit kita dari paparan sinar ultraviolet (UV) matahari yang berbahaya. Bahayanya pun bukan sekadar bikin kulit ‘gosong’, tapi juga bisa menyebabkan kanker kulit dan berbagai tanda penuaan dini seperti flek hitam, kerutan, atau melasmaMaka dari itu, sunscreen tuh bentuk skincare paling dasar yang seharusnya digunakan semua orang tanpa terkecuali. Sunscreen juga nggak harus mahal atau harus merek Korea lo, pilih saja yang paling basic. Bukan merek atau harga, hal yang justru lebih penting adalah rajin memakainya tiap hari.

Harus tahu perbedaannya sebelum beli sunscreen | Text by Hipwee/Vector created by pch.vector via www.freepik.com

Nah, setelah paham betapa pentingnya sunscreen, kamu perlu memilih antara dua jenis sunscreen yang ada di pasaran yaitu sunscreen fisik atau kimia. Kebanyakan sunscreen terbagi atas dua jenis ini, meskipun sekarang juga sudah ada hybrid antara keduanya. Kedua jenis sunscreen ini dibedakan karena memiliki kandungan dan cara kerja dalam melindungi kulit dari sinar UV yang berbeda.

Sunscreen fisik punya kandungan mineral yang berfungsi layaknya tameng atau batasan fisik untuk memantulkan paparan sinar UV berbahaya, karena kandungan inilah makanya sering disebut juga sunscreen mineral. Sedangkan sunscreen kimia (chemical) memiliki kandungan yang berfungsi menyerap dan mengubah sinar UV menjadi tidak berbahaya secara kimiawi. Jangan bingung dulu Guys, Hipwee bakal kasih panduan untuk membantumu mempertimbangkan pilih sunscreen fisik atau sunscreen kimia!

Advertisement

Kandungan sunscreen fisik bisa meninggalkan whitecast, sementara sunscreen kimia lebih ringan dan mudah diserap kulit

Efek whitecast dari penggunaan sunscreen fisik | Photo by Sora Shimazaki via www.pexels.com

Sebenanrnya baik sunscreen fisik maupun kimia sama-sama mengandung bahan kimia, jadi untuk membedakannya bukan berarti satu mengandung bahan kimia dan yang satu tidak, ya. Dari kandungannya kedua sunscreen ini memang berbeda meski sama-sama mengandung bahan kimia.

Dilansir dari American Academy of Dermatology, sunscreen fisik mengandung bahan mineral aktif seperti titanium dioxide yang merupakan unsur kimia yang aman digunakan untuk berbagai kebutuhan manusia. Berikutnya ada zinc oxide yang telah melewati proses oksidasi sehingga menjadi bubuk putih yang bisa mencegah sinar UV menembus kulit. Jadi ketika diaplikasikan di permukaan kulit, sunscreen ini cenderung meninggalkan bekas putih.

Sedangkan sunscreen kimia mengandung octylcrylene, avobenzone, octinoxate, octisalate, oxybenzone, homosalate, helioplex, 4-MBC, mexoryl SX and XL, tinosorb S dan M, uvinul T 150, uvinul A Plus. Dari kandungannya, sunscreen kimia jauh lebih mudah untuk dipakai karena menyerap ke dalam kulit, jadi tidak meninggalkan bekas warna putih di permukaan kulit.

Advertisement

Kalau kamu punya kulit sensitif, hati-hati ya sunscreen kimia lebih mudah menyebabkan iritasi kulit

Teliti kandungan suncreen yang kamu pakai | Photo by Anna Shvets via www.pexels.com

UV filter kimia cenderung menyebabkan iritasi atau alergi pada beberapa orang. Hal ini karena kandungan avobenzone, octocrylene dan oxybenzone tidak bisa diserap dengan baik oleh kulit sensitif. Kalau kamu merasakan sensasi panas, perih dan timbul kemerahan sesaat setelah menggunakan sunscreen kimia, maka segera hentikan pemakaian, ya. Selain itu, dalam pemakaian jangka panjang sunscreen kimia pada kulit sensitif juga bisa menimbulkan flek hitam atau bintik abu-abu di permukaan kulit.

Jenis kulit sensitif akan lebih baik menggunakan sunscreen fisik karena cenderung lebih bisa diterima oleh semua jenis kulit. Jadi hati-hati ya, teliti kandungan sunscreen yang kamu pakai dan lebih aware dengan reaksi kulitmu.

Sunscreen fisik lebih cepat bekerja karena hanya melapisi permukaan kulit. Beda dengan sunscreen kimia yang butuh 20 menit supaya bisa diserap kulit dan bekerja secara maksimal

Cara kerja sunscreen jadi salah satu pertimbangan dalam penggunaan | Photo by Karolina Grabowska

Baik sunscreen fisik maupun kimia sama-sama bisa memberikan perlindungan hingga SPF 50+. Namun yang membedakan dari dua jenis sunscreen ini adalah kandungan UV filter pada sunscreen fisik tidak akan menurun atau rusak saat terpapar sinar matahari.

Hal ini karena saat dioleskan ke kulit kandungannya tetap berada di permukaan kulit. Namun, UV filter pada sunscreen fisik tidak bisa memberikan perlindungan yang menyeluruh terhadap UVA dan UVB, karena sunscreen fisik bekerja melindungi kulit dengan cara memantulkan sinar UV yang mengenai permukaan kulit. Jadi, pemakaian sunscreen fisik cukup tahan lama dan langsung bekerja sesaat setelah diaplikasikan di permukaan kulit.

Sedangkan sunscreen kimia bisa memberikan perlindungan yang menyeluruh terhadap UVA dan UVB. Namun, sunscreen ini memiliki UV filter yang tingkat stabilitasnya kurang baik. UV filter pada sunscreen kimia menyerap ke dalam kulit, butuh waktu setidaknya 20 menit hingga semua kandungan sunscreen ini menyerap ke dalam kulit, sehingga bisa bekerja secara maksimal dengan cara menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi senyawa yang tidak berbahaya untuk kulit. UV filter akan bekerja ekstra di sini, sehingga cepat rusak saat terkena sinar matahari, jadi perlu diaplikasikan berulang secara berkala.

Pertimbangan paling penting dalam memilih sunscreen adalah sesuaikan dengan kondisi kulit dan kebutuhan aktivitasmu

Cocokkan dengan kebutuhan masing-masing | Photo by Wendy Wei from Pexels via www.pexels.com

Kalau kamu sedang dalam fase kulit breakout atau iritasi karena timbul jerawat dan butuh beraktivitas di luar ruangan, kamu bisa menggunakan sunscreen fisik untuk melindungi kulitmu dari sinar matahari. Kamu bisa menggunakan beberapa rekomendasi merek sunscreen berikut: Vorte Peau Daily Facial Sun, Innisfree Intensive and Triple Care, Prevage with Mineral Broard Spectrum, Sensatia Botanicals Sunscreen Lotion. Nggak cuma aman untuk kulit sensitif, merek-merek tersebut juga memberikan pelindungan yang maksimal, mengandung anti-aging, dan antibakteri.

Nah, kalau kamu memiliki kulit normal dan nggak gampang iritasi, kamu bisa pilih sunscreen kimia untuk beraktivitas lama di luar ruangan. Kamu bisa menggunakan beberapa rekomendasi merek sunscreen kimia yang aman untuk kulit: Joylab Aqua Sun-Day, For Skin’s Sake, Bioderma Sunspot dan Biore UV. Selain melindungi kulit dari sinar UV, beberapa merek tersebut juga dilengkapi pelembab dan mencegah jerawat.

Pemakaian sunscreen kimia yang kurang bijak nggak cuma berdampak bagi kulit, tapi juga bisa berbahaya bagi lingkungan

Hindari penggunaan sunscreen kimia untuk aktivitas di laut | Photo by Karolina Grabowska via www.pexels.com

Dilansir dari Female Daily, kandungan oxybenzone dan octinoxate pada sunscreen kimia memiliki kekuatan untuk merusak terumbu karang. Dengan satu tetes oxybenzone mampu memudarkan warna terumbu karang dalam jangkauan luas 325 meter. Pemakain sunscreen kimia untuk kegiatan berenang, snorkling dan diving di laut dikhawatirkan bisa merusak ekosistem bawah laut.

Selain penggunakan untuk aktivitas di laut, penggunaan sunscreen kimia yang berlebihan juga bisa merusak ekosistem perairan. Hal ini karena kandungan oxybenzone dan octinoxate pada sunscreen kimia susah terdekomposisi atau hancur secara natural dalam air.

Nah, setelah tahu beberapa hal penting tentang sunscreen fisik dan kimia, jadi paham dong apa aja yang harus dipertimbangkan sebelum memilih sunscreen. Jangan sampai salah pilih ya! Alih-alih bisa terlindungi dari sinar UV, bisa-bisa palah timbul masalah kulit yang lebih serius kalau sampai salah pilih. Selain itu, mau sunscreen fisik atau sunscreen kimia, yang penting sesuaikan dengan kondisi kulit dan kebutuhanmu, serta harus bijak dalam menggunakannya, ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE