Hipwee Travel akan memberikan liputan khusus destinasi wisata populer di Indonesia. Kami menamainya Reportase Jelajah Wisata. Tiap bulannya kami akan mengupas satu destinasi yang sering jadi impian para traveler. Tak cuma destinasinya saja, kami juga akan membahas sudut pandang dan cerita-cerita lain seputar destinasi tersebut yang tak pernah ternarasikan sebelumnya.

Untuk destinasi bulan ini pilihan kami jatuh ke Baduy, kampung adat sekaligus tempat wisata tersembunyi di pelosok Banten. Ada 5 tulisan di Reportase Jelajah Wisata Baduy yang akan terbit setiap hari. Simak tulisan terakhir yang akan bercerita tentang pengalaman mandi di sungai di kawasan Baduy Dalam. Seru!

Artikel Pertama : Sensasi Semalam Menginap di Baduy Dalam. Harmoni Bersama Alam Tanpa Listrik, HP, dan Toilet!

Advertisement

Artikel Kedua : Pandangan Politik Suku Baduy : Ditanya Pilih Jokowi atau Prabowo, Begini Jawabannya

Artikel Ketiga : Mengenal Sunda Wiwitan, Agama yang Dianut Masyarakat Baduy. Bagaimana Konsep Ibadah Mereka?

Artikel Keempat : Panduan Backpacker ke Baduy dalam 2 Hari 1 Malam. Cukup Modal 300 Ribu Aja Bisa!

Advertisement

Berlibur adalah aktivitas yang seharusnya membuatmu melupakan pekerjaan atau rutinitas harian. Jangan sampai di tempat liburan cuma ngecekin email kerjaan sama notif WA kantor yang nggak ada habisnya. Stop! Fokuslah di tempat liburan, lupakan sejenak pekerjaan. Sepakat!

Lagipula, kantormu tidak membayarmu untuk tetap bekerja selama liburan bukan? Untuk itu lupakan sejenak notif WA dan email kerjaan dulu deh. Dan tempat yang paling cocok untuk kabur dari rutinitas perkotaan adalah liburan ke Baduy Dalam. Liburan ke Baduy serasa menyatu dengan alam, tanpa listrik, tanpa teknologi dan tanpa toilet! Kamu berani ke sana?

Baduy Dalam, sebuah kampung adat yang terletak di pedalaman Banten. Hingga kini, mereka masih memegang teguh ajaran nenek moyang mereka

ditemani warga baduy dalam via www.hipwee.com

Mungkin kamu sering mendengar nama Baduy namun belum pernah datang ke sana. Baduy adalah sebuah masyarakat di kaki pegunungan Kendeng, tepatnya di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Kelompok masyarakat ini lebih memilih untuk ‘mengisolasi’ diri mereka dari masyarakat luar. Mengisolasi di sini bukan berarti tidak berhubungan dunia luar, namun mereka mempertahankan budaya mereka dari budaya luar yang modern.

Ada dua suku Baduy, pertama Baduy Dalam dan yang kedua Baduy Luar. Baduy Dalam cukup tegas dalam menjaga ajaran nenek moyang mulai dari kepercayaan Sunda Wiwitan, tidak boleh menggunakan alas kaki, tidak menggunakan rumah permanen, tidak ada teknologi seperti listrik, HP maupun kendaraan transportasi. Di Baduy Dalam juga tidak ada toilet, yang artinya semua urusan belakang diselesaikan di sungai yang letaknya tak jauh dari desa. Baduy Luar masih mengikuti tradisi atau ritual Baduy, namun hidupnya lebih modern dan telah mengenal teknologi.

Liburan ke Baduy Dalam pasti bakalan seru karena HP dan listrik tidak ada, kamu bakalan liburan sepenuhnya. Oh iya, di sana tidak boleh ada acara foto-foto ya. Catet itu!

bersama anak baduy dalam via www.hipwee.com

Tanpa listrik dan tanpa HP, kira-kira apa yang akan kamu lakukan di Baduy? Banyak sih yang bisa kamu lakukan, seperti jalan-jalan keliling desa, ngobrol dengan warga lokal maupun bermain di sungai. Suasana pedesaan yang asri dan hijau sangat terasa menentramkan jiwa. Ada satu larangan lagi, kamu nggak boleh foto-foto di Baduy Dalam. Nah kalau begini ‘kan kamu nggak bisa selfie sesuka hati. Akhirnya, liburan kamu akan jadi sebenar-benarnya liburan. Apalagi saat mandi di sungai yang jernih di samping desa.

Aktivitas yang paling seru di Baduy Dalam adalah saat mandi di sungai. Rasanya seger banget dan seolah menyatu dengan alam!

sungai di baduy via beritagar.id

Pernahkah kamu mandi dan buang air di sungai? Mungkin waktu kecil pernah ya. Jangan bayangkan sungainya kaya Ciliwung atau Citarum yang warnanya coklat serem gitu. Di Baduy sungainya sangatlah jernih dan berasal dari mata air pegunungan. Kampung ini adalah permukiman manusia pertama yang dilewati aliran sungai, jadi sudah dipastikan terjaga kebersihannya. Karena kepercayaan warga Baduy, mereka tidak mempunyai toilet dan melakukan segala kebutuhan MCK di sungai. Tak terkecuali mengambil air untuk masak ataupun minum.

Tapi jangan salah, mandi di sungai di Baduy rasanya seger banget. Airnya jernih, agak dingin dan menyegarkan. Banyak batu-batu di tepi sungai yang bisa kamu gunakan untuk duduk ataupun bersembunyi jika sedang buang air. Hehehe. Hipwee dan teman-teman traveler lain yang berkunjung ke Baduy Dalam nggak mau ketinggalan untuk mandi di sungai. Rasanya seperti menyatu dengan alam. Apalagi di kanan kirinya terdapat pohon-pohon yang cukup rimbun. Tenang aja, cowok dan cewek beda kok tempatnya. Jadi jangan khawatir kalau diintipin ya.

Dari cerita ini, apakah kamu berani liburan ke Baduy yang penuh keterbatasan ini?

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya