Malaysia selalu jadi pilihan untuk jalan-jalan ke luar negeri untuk orang Indonesia. Negara tetangga ini punya berbagai kemudahan untuk setiap pejalan yang sedang travelling ke sana. Sistem transportasi yang baik dan promosi yang gencar membuat banyak orang senang menghabiskan waktu untuk berlibur ke Malaysia. Belum lagi kalau naik budget airlines berwarna merah, sebagian besar rute penerbangannya mengharuskan kita untuk transit di Kuala Lumpur.

Melaka jaraknya hanya sekitar 3 jam perjalanan naik bus dari KL. Kalau lagi transit di KL, menyempatkan untuk jalan-jalan seharian di Melaka bisa jadi pilihan yang seru. Melaka punya kompleks kota tua yang sangat terawat dan cantik. Bahkan di sepanjang pinggiran sungainya dihias berbagai macam mural atau street art yang kerennya kebangetan. Yuk, ikut Hipwee jalan-jalan ke Melaka.

Melaka masuk ke dalam daftar UNESCO World Heritage Site sejak tahun 2008. Ada banyak bangunan tua yang masih berdiri dengan gagah hingga hari ini di Melaka.

Melaka masuk dalam daftar World Heritage City via www.dinilint.com

Advertisement

Sebagai kota yang diperebutkan oleh berbagai negara mulai dari Belanda, Portugis, dan Inggris, Melaka kental dengan nuansa kolonial. Bangunan tua yang antik, jalanan yang lurus dan rapi, serta jalur sungai yang indah, seolah membawa kita ke masa lalu. Yap, dulu tempat ini penuh konflik dan senantiasa berganti pemilik. Kini, sisa-sisa masa lalu itulah yang membuat kota ini mendapat predikat World Heritage City UNESCO.

Latar belakang budaya dari Portugis, Belanda, dan Inggris yang berpadu dengan kultur Melayu dan Cina membuat Melaka kaya akan budaya, termasuk pada desain bangunannya.

Berfoto di depan bangunan tua di Melaka via www.instagram.com

Pada tahun 2012 pemerintah Melaka membuat River Art Project yang menghasilkan art street yang menarik di Melaka. Sebanyak 9 seniman dilibatkan untuk membuat aneka street art. Hasilnya luar biasa. Ini beberapa foto di antaranya yang bakal bikin feed Instagram kamu kece.

Art street bisa dengan mudah kamu temui di perkotaan Melaka, salah satunya art street dengan mobil bekas ini

Art street dari mobil bekas via www.dinilint.com

Street art terbanyak yang bisa ditemukan di Melaka adalah mural warna-warni yang dilukis di tembok-tembok di bangunan tua di Melaka.

Mural menarik di pinggir sungai Melaka via www.instagram.com

Salah satu mural jadi favorit yang selalu ramai untuk berfoto ada di depan toko Kiehls. Tone warna kuning dari mural yang berpadu dengan tumbuhan di sekitarnya intagramable banget.

Mozaik menarik di depan took Kiehls via www.dinilint.com

Di masa lalu sungai memegang sejarah penting dalam perdagangan di Melaka. Hingga saat ini banyak cafe menarik yang siap menyambut turis untuk duduk-duduk santai sambil minum jus di sepanjang pinggir sungai.

Waktu terbaik untuk jalan-jalan di pinggir sungai Melaka adalah saat sore via www.instagram.com

Kamu juga bisa ikutan boat trip untuk merasakan serunya berlayar di Sungai Melaka dan melihat art street di sepanjang sungai dari sudut yang berbeda. Jadi tahu ya kenapa ada banyak mural dan street art di sepanjang sungai.

Ikutan boat trip di Melaka via www.dinilint.com

Mural dengan warna-warni terang juga bisa ditemukan di Jonker Street. Coba deh jalan kaki di sepanjang Jonker Street dan temukan warna-warni Melaka yang bikin gatel untuk berpose, foto, upload Instagram

Mural yang digambar di dinding toko di Jonker Street via www.dinilint.com

Melaka punya banyak spot seru yang penuh warna. Cara untuk menuju ke Melaka juga gampang banget, tinggal naik bus ke Melaka dari KLIA, bayar 35 RM, dan duduk manis sekitar 3 jam. Untuk menuju area kota tua, kamu tinggal naik bus dalam konter no.17. Gampang kan? Yuk main!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya