6 Alasan Orang Tua Beruntung Punya Anak Perempuan; Berharga, Unik dan Istimewa!

Enak punya anak perempuan

Kadang kala anak perempuan dianggap sebelah mata. Sementara itu, anak laki-laki cenderung diunggulkan dalam sebuah keluarga. Bahkan beberapa orang tua sampai rela menjalani program kehamilan berkali-kali sampai melahirkan anak laki-laki. Dibandingkan anak laki-laki yang selalu jadi kebanggaan, posisi anak perempauntak jarang kerap terpinggirkan dalanm keluarga. Padahal baik anak perempuan maupun anak laki-laki sama-sama berharga. Keduanya memiliki keunikan masing-masing yang membuat merek istimewa.

Advertisement

Meski tidak memiliki karakteristik seperti anak laki-laki, anak perempuan tetap memiliki kelebihan. Anggapan kalau punya anak perempuan itu sulit dan kurang menyenangkan sepertinya perlu ditepis jauh-jauh. Buktinya, dalam sejumlah penelitian, anak perempuan mempunyai keunggulan yang nggak kalah istimewa. Apa aja enaknya punya anak perempuan sampai-sampai orang tua patut merasa beruntung? Ini dia alasannya berdasarkan penelitian Anita Sethi, peneliti di Child and Family Policy Center di New York University.

1. Tangan anak perempuan lebih terampil dan cekatan

Tangan anak perempuan lebih terampil dan cekatan | Haylee Sherwood on Flickr

Mengutip Kompas, bicara soal menggerakkan tangan dan melakukan tugas motorik, anak perempuan ternata lebih unggul dari anak laki-laki. Tangannya lebih cekatan dalam memainkan minan, menulis lebih cepat dan rapi, dan menggunakan peralatan makan. Bisa dibilang, tangan mereka lebih terampil dan cekatan.

2. Anak perempuan lebih pandai membaca ekspresi emosional

Anak perempuan pandai memahami ekspresi | Pxhere on Pxhere

Orang tua seharunya merasa beruntung punya anak perempuan. Pasalnya, orang tua tak perlu susah-susah menyampaikan perasaan. Anak perempuan udah bisa mengetahuinya. Mereka memang punya kemampuan lebih dalam menjaga kontak mata. Selain tertarik pada wajah orang lain terutama wajah perempuan, mereka juga pandai membaca ekspresinya. Mereka akan ikut sedih ketika melihat orang lain tengah sedih atau takut. Mereka akan tenang dan baik-baik aja kalau melihat ekspresi bahagia. Sebenarnya, kemampuan ini juga dimiliki anak laki-laki, tapi mereka butuh waktu lebih lama untuk membedakan dan memahami setiap ekspresi.

Advertisement

3. Meniru, itulah cara anak perempuan mulai berinteraksi

Anak perempuan pintra meniru | Pxhere on Pxhere

Anak perempuan lebih pintar meniru. Bahkan saat masih berusia tiga jam, mereka udah bisa meniru. Ternyata itulah cara mereka berinteraksi. Ketika menginjak usia batita, kemampuan menitr anak perempaun makin meningkat ketimbang anak laki-laki. Misalny,a mereka meniru gerakan jari atau meniru pengasuhan bayi yang dilakukan orang dewasa. Kemampuan ini ternyata nggak berlaku untuk perilaku yang nggak melbatkan interaksi lo. Jadi, anak perempuan nggak akan berpura-pura menyiram tanamam, mengendarai mobil, atau menyapu lantai.

4. Punya kepekaan tinggi, anak perempuan akan menjadi pendengar yang baik

Anak perempuan pandai mendengarkan | Pxhere on Pxhere

Oh, ini alasan mengapa anak perempuan sering jadi tempat curhat. Dalam keluarga pun, kadang anak perempuan jadi tempat orang tua berkeluh kesah. Anak perempuan memang lebih cakap membiasakan diri dan lebih peka dengan suara manusia. Anak perempuan dan laki-laki memiliki reaksi yang sama saat mendengar suara benda. Namun, anak perempuan merasa lebih terikat saat mendengar suara manusia.

5. Anak perempuan lebih mampu memberi rasa aman. Makanya kelak, mereka sering digadang-gadang sebagai pengurus orang tua kelak

Anak perempuan besar kemungkinan akan merawat orang tua | Pxhere on Pxhere

Berbeda dengan anak laki-laki yang cenderung senang di luar rumah, anak perempuan punya kepedulian lebih tinggi untuk menemani orang tua di rumah. Tak heran bila mereka lebih mampu mengurus orang tua yang telah memasuki usia senja. Apalagi mereka mampu memberi rasa aman. Jadi, mereka tak cuma memenuhi kebutuhan orang tua yang sudah renta, tapi juga merawat dengan penuh kehangatan.

Advertisement

6. Karena kebiasaan mengamati dan mendengarkan, anak perempuan lebih cepat berbicara

Anak perempuan lebih cepat bicara karena sering mengamati | S. M. Saifur Rahman on Pixabay

Daripada anak laki-laki, anak perempuan lebih sering menagamati dan mendengarkan. Gara-gara itu, mereka lebih mudah dalam menggerakkan tubuh. Ketika diberi permainan, mereka bisa lebih cepat menguasainya. Kebiasan itu juga berdampak positif pada kemampuan bicara. Mereka lebih mudah memahami ucapan orang lain dan mulai belajar lebih cepat. Biasanya, mereka bicara di umur 12 bulan, sedangkan anak laki-laki baru bicara di umur 13-14 bulan. Orang tua bisa mengajak bicara anak perempuan lebih cepat karena mereka akan cerewet hingga usianya balita.

Keenam poin tersebut hanya sedikit dari banyaknya keunggulan anak perempuan. Keunggulan yang bikin orang tua merasa beruntung memiliki mereka sebagai buah hati. Jadi, bagi kamu yang belum dikaruniai anak laki-laki, tak perlu malu dan berkecil hati, ya. Anak perempuan juga anugerah yang indah dan berharga dari Tuhan.

Follow Mamin di Instagram @hipweeyoungmom atau gabung ke Support Group di Whatsapp juga yuk. Media curhat yang fun, menghadirkan konten-konten inspiratif dan terpercaya buat para moms #KarenaSemuaIbuBerhakBahagia
Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Seorang makmum yang taat :)

CLOSE