6 Aturan Aman Jemur Bayi di Bawah Matahari. Salah Cara, Bukannya Untung Malah Bahaya~

tips aman menjemur bayi

Belakangan ini berjemur menjadi sebuah tren baru yang dilakukan oleh hampir semua kalangan masyarakat. Hal ini disebabkan karena adanya isu yang beredar bahwa virus Covid-19 akan mati saat terkena sinar matahari. Hal tersebut belum bisa dibenarkan karena belum ada studi yang membuktikan. Namun dilansir dari Alodokter,  berjemur ternyata memang bisa meningkatkan sistem imun yang dibutuhkan untuk melawan virus ini. Selain itu, ada segudang manfaat lain yang bisa diperoleh jika kebiasaan ini diterapkan pada si kecil.

Advertisement

Namun, berjemur tak bisa juga dilakukan sembarangan apalagi untuk bayi yang masih sangat muda. Ada aturan dari para ahli yang perlu diperhatikan oleh orang tua saat akan menjemur bayi. Kita simak yuk penjelasan lebih lanjut berikut ini~

1. Ternyata ada waktu-waktu tertentu yang harus dicatat jika akan menjemur bayi, durasinya pun tak boleh terlalu lama

Bisa pagi sore/ Credit: News Unair via news.unair.ac.id

Dilansir dari situs resmi IDAI, sebaiknya bayi menghindari sinar matahari pada pukul 10.00 hingga pukul 14.00 karena jumlah radiasi sinar UV B tertinggi di waktu tersebut. Sehingga penjemuran bisa dilakukan sebelum pukul 10.00 seperti pukul 07.00 hingga 09.00 atau setelah pukul 14.00 dan bisa dilakukan sebanyak dua kali sehari.

Namun demikian tak perlu melakukannya dengan durasi yang terlalu lama. Cukup lakukan selama 10 hingga 15 menit per hari untuk menghindari bahaya yang ditimbulkan jika terlalu lama di bawah sinar matahari.

Advertisement

2. Sebisa mungkin jangan biarkan sinar matahari langsung mengenai kulit si buah hati. Jangan biarkan ia berjemur tanpa busana atau pelindung mata

Harus pakai baju/ redit: Morinagaplatinum via morinagaplatinum.com

Jika selama ini kamu melihat banyak yang menjemur bayi dalam keadaan polosan, tanpa pakaian, sepertinya kini kamu perlu menghindari hal ini. Dilansir dari Alodokter, hal ini justru bisa menyebabkan kulitnya yang masih sangat tipis terbakar. Jadi, buah hati sebaiknya tetap bisa mengenakan pakaian, apalagi jika usianya masih di bawah enam bulan.

3. Selain pakaian, ia juga perlu mengenakan pelindung di beberapa bagian agar tak langsung kontak dengan sinar matahari

Pakai kacamata dan topi/ Credit: Baby Care Mag via www.babycaremag.com

Penggunaan pelindung seperti kacamata juga perlu supaya ia tak langsung menatap sinar yang dapat mengganggu retina yang masih sensitif. Topi juga merupakan item yang sebaiknnya disiapkan agar wajah dan kepalanya terhindar dari paparan langsung sinar matahari.

4. Bayi yang sudah berumur lebih dari 6 bulan sebaiknya menggunakan tabir surya saat akan berjemur demi melindungi kulitnya

Harus pakai tabir surya/ Credit: Toquoc via toquoc.vn

Krim tabir surya bisa diberikan kepada bayi yang berumur lebih dari 6 bulan dengan SPF 15. Hal ini bisa digunakan untuk mencegah efek buruk dari sinar ultraviolet pada kulit. Jangan sembarangan juga dalam memberikannya, gunakan tabir surya yang khusus dibuat untuk kulit anak.

Advertisement

5. Walaupun bayi perlu berbagai perlindungan saat berjemur ternyata tempat yang dipilih justru yang tidak terhalang apapun

Di taman/ Credit: Parenting First Cry via parenting.firstcry.com

Dengan berbagai perlindungan di atas, bayi sudah bisa dijemur di bawah sinar matahari sebisa mungkin tanpa penghalang seperti kaca. Dilansir dari Hello Sehat, hal ini disebabkan karena kaca menghalangi sinar ultraviolet yang dibutuhkan sebagai sumber vitamin D bagi sang bayi.

6. Jika kulit bayi terbakar saat berjemur, kamu bisa melakukan beberapa pertolongan untuk mencgahnya semakin parah

Sunburn/ Credit: Sesame Ellis via sesameellis.wordpress.com

Jika bayi mendapatkan terlalu banyak paparan sinar matahari, ada kemungkinan terjadi sunburn atau kulit terbakar. Ciri-cirinya kulit berwarna merah jika disentuh dan panas bahkan bisa melepuh dan bengkak jika parah. Pertolongannya adalah dengan menempelkan kain basah 10 sampai 15 menit ke kulit dan ulangi beberapa kali. Berikan ASI untuk mencegah dehidrasi dan berikan paracetamol jika ia menunjukkan gejala demam sesuai dengan dosis yang dianjurkan dokter anak. Alangkah lebih baik lagi kalau hal ini dihindari ya, Bund.

Nah, jika sudah mengetahui tips aman berjemur ini, kemungkinan si kecil akan lebih banyak mendapatkan manfaat dari menjemur daripada bahaya yang akan ia hadapi. Terakhir, jangan lupa tetap terapkan physical distancing selama menjemurnya ya~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE