Saat kakek nenek kita masih muda dulu, punya banyak anak jadi hal yang wajar. Mungkin karena alat kontrasepsi belum sepopuler zaman sekarang. Namun bukan berarti zaman dulu belum ada kondom. Bahkan keberadaan kondom disinyalir sudah ada sejak sebelum masehi, baik untuk mengontrol jumlah kelahiran maupun untuk berlindung dari penyakit menular seksual.

Dulunya bentuk kondom masih beda banget sama yang banyak kita kenal sekarang. Bahan pembuatnya pun masih seadanya dan belum canggih seperti saat ini. Malah katanya zaman dulu ada kondom yang terbuat dari tanduk binatang lo! Wah, memang tahun berapa ya kondom pertama lahir, dan bentuknya seperti apa? Simak rangkuman perjalanan kondom dari masa ke masa seperti yang dikutip dari Spafe berikut ini.

1000 SM: Kondom dipercaya sudah ada sejak tahun 1000 SM. Buktinya berasal dari lukisan dalam gua yang ditemukan di Mesir. Saat itu kondom terbuat dari linen

Tapi belum bisa dipastikan apakah saat itu kondom dipakai untuk aktivitas seksual atau untuk ritual kepercayaan tertentu via spafe.com.au

1400-an: Pada abad 14, orang-orang Asia kaya menggunakan “kelenjar” kondom yang cuma dipakai di ujung penis. Orang-orang China membuatnya dari kertas sutra yang diminyaki atau usus domba.

Nggak bayangin gimana rasanya… via www.mtv.com

Sedangkan orang-orang Jepang lebih tertarik membuatnya dari material yang lebih keras seperti tempurung kura-kura atau tanduk binatang!

1594: Hampir 2 abad setelahnya, kondom banyak dibuat dari kain linen yang direndam di cairan kimia, lalu dikeringkan dan digunakan untuk melindungi diri dari penyakit menular seksual seperti sifilis

Kondom dari linen via spafe.com.au

Di tahun ini sifilis jadi wabah mematikan di daratan Eropa dan Asia. Wabah ini mendorong fisikawan Italia bernama Gabrielle Fallopius membuat terobosan kondom memakai teknologi terbaru.

1646: Sebuah temuan menunjukkan di tahun ini kondom terbuat dari selaput binatang. Kondom dari selaput hewan banyak digunakan di Eropa

Dibuat dari selaput binatang via spafe.com.au

1700-an: Kondom di tahun ini banyak dibuat dari kulit binatang (kulit kandung kemih atau usus). Ada juga yang dari kain linen yang direndam cairan kimia

Kondom dari kulit binatang via www.customcondomsfactory.com

Di masa ini kondom sudah banyak dijual di klub malam, pertokoan, tukang cukur rambut, atau toko bahan kimia. Namun karena masih rendahnya pengetahuan soal seks, kondom cuma dipakai orang-orang kelas menengah ke atas.

1855: Pertengahan abad 18, penemu asal Amerika, Charles Goodyear, menciptakan kondom dari karet alami. Tapi waktu itu kondom karet masih setebal ban dalam sepeda!

Kondom jenis ini bisa dicuci dan dipakai ulang sampai rusak dan nggak bisa dipakai lagi via spafe.com.au

1912: Ahli kimia dan penemu dari Jerman, Julius Fromm menciptakan tekni baru membuat kondom, yakni dengan menyelupkan cetakan kaca ke dalam larutan karet

Teknik inilah yang kemudian mengawali produksi kondom secara massal via www.mycondom.com

1919: Di awal abad 19 mulai dikenal pembuatan kondom lateks. Material ini dianggap yang paling ideal karena lebih tipis dari karet, awet, dan tidak berbau

Sejak abad ini produksi kondom jadi lebih murah, cepat, dan otomatis jadi lebih banyak via www.verywellhealth.com

1950-an: Semakin maju zaman, pembuatan kondom juga makin modern. Di tahun 50-an ini kondom lebih tipis, elastis, dengan ditambahkan pelicin

Ditambahkan pelumas atau pelicin via id.pinterest.com

1994: Mendekati abad 20, perusahaan kondom ternama Durex membuat debut kondom yang disebut “Avanti”, terbuat dari polyurethane. Kondom ini jadi primadona di kalangan orang yang alergi lateks

Orang jadi nggak takut lagi iritasi kalau pakai kondom polyurethane ini via www.polyurethanecondom.com

1995: Sekitar setahun setelahnya, mulai diproduksi kondom yang memiliki rasa dan beraneka warna

Dikenal kondom berasa dan berwarna via www.self.com

2014: Kondom terus mengalami pembaruan dan penyempurnaan baik bentuk maupun rasa dan aromanya. Nah, pada tahun 2014, dibuat kondom tertipis yang ada sekarang, tebalnya cuma 0,01 mm lo!

Bahkan lebih tipis dari rambut manusia… via www.lazada.com.ph

Layaknya teknologi, kondom pun juga terus mengalami pembaruan dari masa ke masa, mengikuti kebutuhan dan permintaan pembeli. Lima atau sepuluh tahun yang akan datang mungkin saja ada kondom dengan jenis baru. Hmm.. kita lihat saja ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya