Narasi

#WorldPoetryDay2022 – Menjadi Bulan, Sisi Seberang

#WorldPoetryDay2022 – Menjadi Bulan, Sisi Seberang

Kita perlu memahami diri kita dan memahami keadaan orang lain.

#WorldPoetryDay2022 – Dipanggilnya Memoar

#WorldPoetryDay2022 – Dipanggilnya Memoar

Harta karun itu, kau singkapkan di depan mata. Ia sedang berupaya, agar si lawan bicara cepat sadar dalam lamunan tidurnya.

#WorldPoetryDay2022 – Tanya yang Menuntut Jawab

#WorldPoetryDay2022 – Tanya yang Menuntut Jawab

Perasaan memang tak selalu berbalas, beberapa ada yang layu bahkan sebelum berbunga.

#WorldPoetryDay2022 – Tak Lekang

 Seolah tidak ada rasa saja Jauh dalam lautan yang terdalam.

#WorldPoertyDay2022 – Seperti Langit yang Enggan Berdebat

Apakah kamu sudah cukup dalam untuk mengenal dunia? Ini tentang diri dan para penghindar, tentang langit dan berjuta kiasan.

Nyaman? Tutup Telinga Aja, TIdak Perlu Dengar Apa Kata Orang

Yang memiliki hak atas tubuh kita adalah diri kita sendiri dan orang lain tidak akan pernah tau apa yang kita butuhkan untuk tubuh kita.

#WorldPoetryDay2022 – Cinta Ibu Lebih Besar Dari Apapun

Puisi ini tentang curahan menjadi ibu yang baru melahirkan.

#WorldPoetryDay2022 – Tua nanti

Dunia tidak selalu berpihak pada kita.

Ada Rahasia yang Disembunyikan, Semoga Kau Tak Penasaran

Kadang, kesempatan memang terjadi dua kali. Meski mungkin keadaannya sudah tak pernah sama lagi.

Podcast Suara Puan: Playlist Podcast Terfavorit Dikalangan Remaja Millenial

Podcast Suara Puan bercerita soal penerimaan diri, kehilangan, duka,cinta, dan renjana.  

#WorldPoetryDay2022 – Di Antara Kita

Perkiraan cuaca berkata kaulah titik akhir Perkiraan temu, harapnya  terjadi sekian

LOAD MORE