7 Gejala Kanker Payudara Awal yang Kerap Dianggap Normal. Padahal Jika Sudah Menyebar, Fatal!

Gejala kanker payudara

Selain kanker serviks, kanker payudara merupakan satu jenis kanker yang perlu diwaspadai, khususnya bagi perempuan. Mengutip laman Detik, setiap tahun penderita kanker payudara di seluruh dunia meningkat. Kanker payudara merupakan jenis kanker yang berkembang di sel-sel sekitar payudara. Sel-sel ini nantinya bisa membelah diri lebih cepat dan berakumulasi membentuk benjolan atau massa. Jika tak segera ditangani, sel abnormal bisa menyebar dengan cepat melalui kelenjar getah bening ke bagian tubuh lainya.

Advertisement

Meski umum terjadi pada perempuan, nyatanya kanker payudara juga dapat menyerang laki-laki lo! Lantas seperti apa sih gejala kanker payudara stadium awal? Kebanyakan mungkin hanya tahu bahwa gejala kanker payudara cuma berupa benjolan saja. Tapi ternyata ada berbagai gejala lain yang juga jadi tanda kemunculan kanker payudara. Berikut gejala kanker payudara yang mudah dikenali pada stadium awal.

1. Ada benjolan di sekitar payudara yang kalau diraba akan makin terasa

benjolan di payudara | Credit: Freepik via www.freepik.com

Benjolan kanker payudara letaknya dimana? Melansir laman Halo Doc, benjolan dapat muncul di sekitar payudara, dada atas, hingga ketiak. Tapi kadang benjolan ini nggak bisa dilihat langsung, mesti diraba dulu. Lalu, benjolan kanker payudara seperti apa? Umumnya, benjolan kanker payudara teksturnya lunak tapi agak keras, permukaannya pun cenderung nggak rata, tapi benjolan ini nggak terasa sakit saat ditekan. Nah kalau kamu melakukan pemeriksaan, biasanya gambar benjolan kanker payudara akan kelihatan dan tampak abnormal.

2. Ternyata gejala kanker payudara tanpa benjolan juga memungkinkan lo! Salah satu tandanya yakni perubahan warna dan tekstur kulit payudara

perubahan warna kulit | Credit: The IBC Network via www.theibcnetwork.org

Perubahan warna dan tekstur merupakan salah satu gejala awal kanker payudara selain benjolan yang perlu diwaspadai. Sayangnya tanda ini sering disalahpahami sebagai infeksi kulit biasa. Melansir laman Alodokter, berikut perubahan kulit yang terjadi saat seseorang mengalami kanker payudara.

Advertisement
  • Area kulit di sekitar payudara menebal.
  • Kulit payudara mengalami perubahan tekstur dan terasa gatal.
  • Kulit payudara berlubang seperti kulit jeruk. Nah, gambar kanker payudara seperti kulit jeruk dapat terjadi karena pembuluh getah bening di bawahnya sudah tertarik dan berkerut.

3. Buatmu yang bertanya apakah nyeri payudara tanda kanker, jawaban adalah iya. Terlebih jika nyeri dirasakan di area puting

puting nyeri | credit: Freepik via www.freepik.com

Nyeri di puting payudara ternyata sudah akan dirasakan meski belum sampai ke kanker payudara stadium 3. Melansir laman Kompas, beberapa penderita kanker payudara menyebut bahwa mereka merasa sakit seperti panas mirip terbakar di sekitar area puting setelah terjadi perubahan warna dan tekstur kulit di payudara. Tapi, nyeri ini justru jarang dirasakan oleh ibu menyusui yang mengidap kanker payudara. Sehingga ciri-ciri gejala kanker payudara pada ibu menyusui ini akan terasa samar.

4. Ternyata cairan yang muncul dari puting bukanlah gejala kanker payudara stadium akhir tapi justru di awal penyakit

Advertisement

muncul cairan | Photo by 9nong on Deposit Photos via id.depositphotos.com

Keluarnya cairan dari puting memang nggak selalu jadi tanda awal. Bisa juga karena efek samping pil KB, penyakit tiroid, atau infeksi payudara. Tapi nggak menutup kemungkinan juga kalau ini merupakan gejala kanker payudara stadium tiga.

Umumnya, konsistensi cairan tiap orang pun berbeda-beda, bisa encer ataupun kental. Warnanya juga bervariasi, ada yang bening, keruh mirip, kuning, kehijauan, hingga merah. Kalau kamu lagi nggak menyusui dan putingmu mengeluarkan cairan, lebih baik segera periksakan diri ke dokter sebagai tindakan atau cara mencegah kanker payudara awal.

5. Selain cairan, puting tenggelam atau justru tertarik juga merupakan gejala awal kanker payudara

puting tenggelam | Photo by OtnaYdur on Deposit Photos via id.depositphotos.com

Ternyata, puting tenggelam atau tertarik merupakan gejala awal kanker payudara, bukannya gejala kanker payudara stadium 3 atau malah akhir. Melansir laman Hello Sehat, kondisi ini terjadi karena sel kanker dapat menyerang dan mengubah sel di belakang puting. Pantas saja jika perubahan ini menyebabkan susu terbalik atau tampak menjorok ke dalam.

Selain puting masuk, bentuk dan ukurannya pun akan berubah. Meski begitu, bukan berarti kamu tengah mengalami gejala kanker payudara sebelah kiri atau kanan, bisa jadi ini hanyalah infeksi atau kista payudara. Untuk memastikannya, lebih baik lakukan pemeriksaan.

6. Gejala kanker payudara per stadium bisa berbeda-beda. Di tahap awal, umumnya penderita akan merasa kalau payudaranya berat atau besar sebelah

payudara besar sebelah | Photo by Dainis Graveris on Pexels via www.pexels.com

Memang ada sebagian perempuan yang payudaranya besar sebelah. Tapi jika perbedaan ukurannya cukup signifikan, lebih baik kamu waspada dan segera melakukan pemeriksaan. Sel kanker yang tumbuh di bagian payudara akan membengkak dengan cepat, sehingga memungkinkan salah satu payudara besar atau berat sebelah.

7. Di tahap awal, pembuluh darah di area payudara pun akan semakin kelihatan

pembuluh darah kelihatan | Photo by gerain0812 on Freepik via www.freepik.com

Menurut Sherry Ross MD, OB-GYN dan penulis buku She-ology, ada juga penderita kanker payudara yang menyebut kalau pembuluh darah di area payudaranya makin kelihatan. Mengutip laman Klik Dokter, menurutnya hal ini terjadi karena tumor menghalangi aliran darah dan mengakibatkan pembuluh darah di dekatnya jadi membengkak.

Perawatan kanker payudara memang bisa dilakukan sedini mungkin, selama kamu memeriksakan kondisi lebih dini juga. Makanya, kamu mesti melakukan pengecekan payudara rutin untuk menghindari penyakit berbahaya ini. Penyebab kanker payudara sampai saat ini belum banyak diketahui. Makanan penyebab kanker payudara hanya salah satu pemicunya saja, bukan penyebab utama. Jadi, lebih baik berhati-hati dan selalu jaga kesehatan payudaramu, ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE