16 Kalimat Jahat yang Diucapkan ke Pasangan Menikah yang Belum Punya Anak. Stop Ngurusin Orang!

basa-basi kapan punya anak

“Eh, belum punya momongan juga? Lagi nunda apa gimana? Jangan ditunda-tunda lo, nanti susah beneran.”

Advertisement

Jangan kira mulut usil akan serta merta terhenti setelah undangan pernikahanmu disebar. Setelah resmi menanggalkan titel lajang, ternyata ada sesi nyinyir lanjutan yang kadang jengkelnya melebihi ditanya kapan kawin, yaitu ‘kapan punya anak‘. Percaya deh, kalimat basa-basi seputar anak ternyata bisa jadi lebih menjengkelkan dan lebih terkesan sok tahu daripada yang bisa kamu bayangkan.

Memutuskan ingin punya anak adalah lompatan besar dalam hidup, dan memilikinya adalah anugerah yang tentu nggak semua bisa dengan mudah memprediksi kapan waktunya. Ada yang sebulan nikah langsung gol, ada yang memang menunda karena sedang punya rencana lain, ada yang setengah mati mendoakannya siang malam, ada pula yang memang sejak awal sudah sepakat dengan pasangan untuk tak punya anak sama sekali. Semua pilihan, semua wajib dihargai. Jadi kalau kamu masuk golongan orang yang mengucapkan salah satu dari 16 kalimat jahat ini, hati-hati. Kamu mungkin saja sudah merusak hari indah seseorang!

1. Soal tua atau muda, bukan urusanmu untuk mengatur kapan seseorang untuk punya anak

Credit: HIPWEE via www.hipwee.com

2. Terima kasih atas perhatian berlebih dan nasihat tanpa diminta yang kamu berikan. Terima kasih lo, sudah melukai perasaan hati ini

Credit: HIPWEE via www.hipwee.com

Advertisement

3. Kasihan, pola pikirnya masih mampet di zaman purba. Masih berpikir, perempuan sempurna itu hanya perempuan yang sudah punya anak

Credit: HIPWEE via www.hipwee.com

4. Lagi-lagi, terima kasih atas perhatiannya. Yang ngomong bahkan bisa jadi nggak tahu jobdesk lawan bicaranya apa

Credit: HIPWEE via www.hipwee.com

5. Oh, ya mungkin dulu pas nikah kamu nggak diundang

Credit: HIPWEE via www.hipwee.com

Advertisement

6. None of my business. Thank you, next!

Credit: HIPWEE via www.hipwee.com

7. Hadeuh, jengkel pisan euy kalau ada yang sotoy begini!

Credit: HIPWEE via www.hipwee.com

8. Oh ya, mohon maaf tapi rahimnya urusannya dia. Jelek bagusnya rahimku, bukan urusan kamu

Credit: HIPWEE via www.hipwee.com

9. Oh, halo? Apakah kamu anggota surga sahabat dekatnya Tuhan? Kok tahu banget?

Credit: HIPWEE via www.hipwee.com

10. Nikah juga mungkin baru setahun. Kenapa kamu harus repot suruh cepat hamil sih?

Credit: HIPWEE via www.hipwee.com

11. The next level of body-shaming words. Thank you, NEXT!

Credit: HIPWEE via www.hipwee.com

12. Segitu hopeless-nya kah topik pembicaraan yang kamu punya sampai-sampai tega ngomong begini?

Credit: HIPWEE via www.hipwee.com

13. Terima kasih informasinya. NEXTTTT!

Credit: HIPWEE via www.hipwee.com

14. Bentuk lain dari kesotoyan level dewa. Bingung nih, mau balas dengan kata-kata apa. Sabar ya…

Credit: HIPWEE via www.hipwee.com

15. Usaha yang aku lakukan jelas nggak bisa aku umbar di mukamu kan? Mau tahu aja apa mau tahu banget nih?

Credit: HIPWEE via www.hipwee.com

16. Why on earth orang suka banget mikir belum punya anak = nunda. Kalau memang lagi nggak kepingin gimana?

Credit: HIPWEE via www.hipwee.com

Hipwee tahu banget, kesalnya ditanya kapan nikah dan kapan punya anak. Nggak ada kata lain yang bisa Hipwee berikan selain perluas hati, perlapang dada dan perbanyak sabar. Pada akhirnya, mereka seharusnya mungkin bakal malu sendiri dengan kata-kata nggak sensitif yang mereka ucapkan. Punya anak atau nggak itu hak prerogatif Tuhan, pun itu nggak menambah atau mengurangi nilaimu sebagai perempuan. You 100% deserve to be happy, so please be happy lepas dari kata-kata jahat orang. Senyum, angkat dagu dan katakan saja isi hatimu tanpa harus marah. Basa basi busuk nggak layak buat bikin harimu makin buruk. Cheers!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An independent woman, loving mom and devoted wife.

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE