Sudah pernah dengar rainbow diet atau diet pelangi?

Mungkin diet mayo, diet vegan, dan berbagai macam diet lainnya sudah tidak asing lagi bagi kita, namun bagaimana dengan diet yang satu ini? Ketika mendengar kata rainbow atau pelangi yang disandingkan dengan kata diet, maka akan terbersit di benak kita tentang ragam makanan yang berwarna seperti halnya pelangi. Lalu, benarkah rainbow diet berarti diet yang menggunakan bahan makanan berwarna sebagai menunya?

Yuk, cari tahu jawabannya!

1. Rainbow Diet disebut juga The Colorful Mediterranean Diet

Mediterranean Diet via http://www.bostonmagazine.com

Seorang peneliti bernama Chris Woollams mendalami Mediterranean Diet pada tahun 2005 dan menemukan bahwa jenis diet tersebut menggunakan makanan beranekaragam warna sebagai penyusunnya. Ia menyebut diet itu sebagai The Colorful Mediterranean Diet. Pada waktu itu, penelitian mengenai Mediterranean Diet masih sangat terbatas. Maka, pada tahun 2006, Woollams meluncurkan bukunya yang berjudul The Rainbow Diet, sebagai metode yang ia gunakan untuk memperkenalkan diet pelangi kepada masyarakat luas.

2. Orang yang menerapkan rainbow diet memiliki umur yang panjang

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Harvard Medical School, 40% dari 10.000 wanita paruh baya yang menerapkan rainbow diet mampu mencapai usia 70 tahun. Tidak hanya sekadar berumur panjang, mereka juga memiliki kondisi kesehatan yang baik dan terlihat awet muda.

3. Warna bukan sembarang warna, tapi mewakili zat gizi di dalamnya

Advertisement

Colorful Fruit via http://theberry.com

Aneka ragam warna pada makanan tentu menjadi hal yang menarik bagi kita sebagai konsumen. Tapi, warna yang dimaksud di sini adalah warna alami yang dihasilkan oleh makanan tersebut. Setiap warna melambangkan kandungan gizi yang ada di dalamnya, misalnya warna merah berarti kaya anthocyanis dan lycopene yang merupakan antioksidan, warna kuning berarti kaya beta karoten yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, warna cokelat berarti kaya serat yang baik untuk pencernaan, dan warna hijau berarti kaya mineral. Selain itu, keseluruhan warna juga mengandung berbagai vitamin yang tentunya baik untuk tubuh.

4. Rainbow diet tidak membatasi zat gizi tertentu

Untuk mendapatkan tubuh ideal, seseorang biasanya mengikuti anjuran diet yang membatasi konsumsi lemak atau karbohidrat. Akan tetapi, jika menerapkan rainbow diet, maka hal tersebut tidak perlu dilakukan karena rainbow diet justru mendorong untuk mengonsumsi berbagai jenis makanan dari berbagai warna, asalkan makanan tersebut berasal dari bahan alami. Prinsip dari diet ini adalah lezat, menyenangkan, dan dapat dinikmati oleh siapa saja.

5. Rainbow diet adalah diet terbaik di dunia

Rainbow diet dinobatkan oleh US News Ranking sebagai plant-based diet terbaik, yaitu jenis diet yang paling berdampak baik terhadap lingkungan, jantung, berat badan, dan status kesehatan keseluruhan. Selain itu, rainbow diet juga disebut mampu mempertahankan berat badan normal, status gizi yang baik, dan juga relatif mudah untuk dilakukan.