Siapa nih yang sedang bersiap pindah ke kontrakan baru, tapi bingung harus membeli barang apa saja? Sebelum mulai belanja, ada baiknya kamu bikin daftar kebutuhan berdasarkan barang yang benar-benar akan dipakai setiap hari dan barang yang nggak perlu dibeli saat ngontrak.
Soalnya, pindah ke tempat baru memang sering bikin kita ingin langsung melengkapi semua sudut ruangan. Mulai dari perabotan, peralatan dapur, sampai dekorasi yang sebenarnya belum terlalu dibutuhkan. Padahal, makin banyak barang yang dibeli di awal, makin besar pula pengeluaran dan ruang yang harus disiapkan.
Kalau ingin isi dompet tetap aman sekaligus bikin kontrakan terasa lega, kamu nggak harus langsung membeli semuanya. Ada beberapa barang yang ternyata nggak perlu dibeli saat pindah ke kontrakan, setidaknya pada minggu-minggu awal.
⏳
Yuk, simak apa saja barang yang bisa kamu tunda pembeliannya saat pertama kali ngontrak.
12 barang yang bisa ditunda:
12 barang yang nggak perlu dibeli saat ngontrak
Sebelum kamu menghabiskan tabungan untuk belanja impulsif, yuk kenali daftar lengkap barang yang nggak perlu dibeli saat ngontrak berikut ini, supaya pengeluaranmu lebih terkontrol dan ruangan nggak sesak.
⏸️ Tunda dulu · 1 dari 12
1. Lemari plastik besar atau kabinet tambahan

Banyak orang langsung memasukkan lemari plastik atau kabinet susun ke daftar belanja ketika pindah ke kontrakan. Padahal, belum tentu kamu membutuhkannya.
Cek dulu kondisi kamar dan fasilitas yang sudah tersedia. Kalau kontrakan sudah punya lemari tanam, rak dinding, atau tempat penyimpanan yang cukup, pakai fasilitas tersebut terlebih dahulu. Setelah beberapa minggu, barulah terlihat apakah ruang penyimpanan tambahan memang diperlukan.
⏸️ Tunda dulu · 2 dari 12
2. Setrika uap berdiri atau ironing board berukuran besar

Merapikan pakaian memang penting, tapi kamu nggak harus langsung membeli setrika uap berdiri lengkap dengan papan setrika berukuran besar.
Peralatan tersebut bisa memakan tempat, terutama kalau kamar kontrakanmu nggak terlalu luas. Sebagai gantinya, kamu bisa pakai setrika biasa dengan alas setrika lipat yang lebih mudah disimpan setelah digunakan.
⏸️ Tunda dulu · 3 dari 12
3. Blender atau juicer multifungsi berukuran besar

Niat hidup lebih sehat setelah pindah ke tempat baru kadang membuat kita langsung membeli berbagai peralatan dapur. Salah satunya blender atau juicer berukuran besar.
Padahal, kalau kamu belum terbiasa membuat jus atau mengolah makanan sendiri, alat tersebut mungkin lebih sering tersimpan di sudut dapur. Kamu bisa menunda pembeliannya sampai tahu seberapa sering akan digunakan. Atau kalau memang butuh blender, pilih model yang lebih ringkas seperti blender portable supaya lebih mudah disimpan.
⏸️ Tunda dulu · 4 dari 12
4. Rak sepatu bertingkat tinggi

Rak sepatu memang membantu menjaga alas kaki tetap rapi. Tapi, kamu nggak perlu langsung membeli rak bertingkat tinggi hanya karena ingin kontrakan terlihat lebih tertata.
Kalau jumlah sepatu masih sedikit, rak mini atau tempat penyimpanan sederhana sudah cukup. Setelah tahu jumlah alas kaki dan area penyimpanan yang tersedia, kamu bisa menentukan ukuran rak yang benar-benar sesuai.
⏸️ Tunda dulu · 5 dari 12
5. Mesin cuci mini portabel pribadi

Mesin cuci memang bisa membantu kalau kamu rutin mencuci pakaian sendiri. Tapi, bagi yang baru pindah dan masih menyesuaikan pengeluaran, barang ini belum tentu jadi prioritas.
Kamu bisa mencuci manual atau pakai jasa laundry kiloan atau koin terlebih dahulu, terutama kalau layanan tersebut mudah ditemukan di sekitar kontrakan. Setelah tahu kebiasaan mencuci dan menghitung biaya laundry selama beberapa minggu, kamu bisa mempertimbangkan apakah membeli mesin cuci memang lebih masuk akal.
⏸️ Tunda dulu · 6 dari 12
6. Karpet bulu tebal berukuran besar

Karpet bulu tebal memang bisa membuat ruangan terlihat lebih hangat dan nyaman. Sayangnya, perawatannya juga nggak sesederhana tampilannya.
Karpet berukuran besar butuh ruang penyimpanan dan cukup merepotkan ketika harus dibersihkan. Kalau kontrakanmu masih kosong, lebih baik tinggal beberapa waktu dulu untuk tahu apakah kamu benar-benar butuh karpet. Kalau iya, pilih ukuran yang sesuai dengan luas ruangan dan mudah dibersihkan.
⏸️ Tunda dulu · 7 dari 12
7. Dekorasi dinding yang terlalu banyak

Begitu pindah ke kontrakan baru, mungkin kamu langsung ingin membuat kamar terasa lebih personal dengan memasang poster, lukisan, wall decor, atau hiasan lainnya. Tapi, sebaiknya jangan buru-buru membeli banyak dekorasi sebelum tahu seperti apa suasana ruangan setelah semua barang tertata.
Selain menambah pengeluaran, terlalu banyak dekorasi juga bisa membuat ruangan kecil terasa makin penuh. Tinggal beberapa waktu dulu, lalu pilih hiasan yang benar-benar kamu suka dan sesuai dengan ukuran serta kondisi dinding kontrakan.
⏸️ Tunda dulu · 8 dari 12
8. Microwave

Microwave memang praktis, tapi kebutuhan terhadap alat ini sangat bergantung pada kebiasaan makanmu.
Kalau kamu lebih sering membeli makanan matang atau belum rutin memasak di kontrakan, microwave mungkin cuma akan memenuhi meja dapur. Lebih baik tunda pembelian sampai kamu benar-benar tahu pola memasak dan kebutuhan dapur sehari-hari.
⏸️ Tunda dulu · 9 dari 12
9. Kotak penyimpanan plastik berukuran jumbo

Kotak penyimpanan memang berguna untuk membuat barang lebih terorganisasi. Tapi, membeli banyak kontainer sebelum tahu kebutuhan ruang justru bisa membuat kontrakan terasa makin penuh.
Tinggal dan tata barang terlebih dahulu. Dari situ, kamu bisa tahu benda apa yang butuh tempat penyimpanan tambahan dan ukuran kontainer yang sesuai dengan sudut ruangan.
⏸️ Tunda dulu · 10 dari 12
10. Penjernih udara atau air purifier

Air purifier memang dibutuhkan, tapi kalau udara di kontrakan barumu masih tergolong aman untuk dihirup, harusnya nggak perlu. Kecuali kamu tinggal di area dengan polusi parah atau punya alergi berat, alat penjernih udara baru jadi prioritas utama.
Apalagi biaya peranti dan penggantian filternya juga cukup menguras kantong di awal bulan.
⏸️ Tunda dulu · 11 dari 12
11. Meja rias kayu dengan lampu LED besar

Meja rias estetik memang tampak memesona di katalog toko furnitur, tapi ukurannya yang besar sering kali nggak sebanding dengan luas kamar kontrakan pemula. Cukup gunakan cermin dinding gantung yang minimalis dan fungsional.
⏸️ Tunda dulu · 12 dari 12
12. TV berukuran besar

Punya TV besar memang bisa membuat kontrakan terasa lebih nyaman, terutama kalau kamu suka nonton setelah seharian beraktivitas. Tapi, barang ini sebenarnya nggak harus langsung dibeli saat baru pindah.
Selain harganya cukup mahal, TV berukuran besar juga butuh tempat khusus dan bisa membuat ruangan kecil terasa makin penuh. Kalau kamu sudah punya laptop atau HP untuk menonton, pakai dulu perangkat yang ada sambil menyesuaikan tata letak kontrakan. Setelah tahu ukuran ruangan dan kebutuhan hiburanmu, barulah pertimbangkan membeli TV yang sesuai.
Ringkasnya: tunda ini, pakai itu dulu
Biar gampang diingat waktu belanja, ini rangkuman barang yang bisa kamu tunda beserta alternatifnya:
Pindah ke tempat baru memang penuh kejutan kecil, termasuk menyadari bahwa nggak semua barang impian harus langsung dibeli hari ini.